Premis Teori Mengajar
UJIAN
AKHIR SEMSTER (UAS)
NAMA :
Yosifat Kapitan Linus
NIM : F2181221013
MATA
KULIAH : Teknologi Pembelajaran
Matematika Sekolah
DOSEN : Dr. Sugiatno, M.Pd
Perhatikan tabel dari
Premis Teori Mengajar berikut!
|
Premis
Teori Mengajar (PTM) |
Objek
Matematika yang diobservasi |
Sesuai
dengan PTM |
Prediksi
Hasil Belajar |
||
|
Ya |
Belum |
Sesuai |
Belum |
||
|
Siswa memiliki pengetahuan apa |
✓ |
✓ |
|
✓ |
|
|
Siswa butuh pengetahuan lanjut apa |
✓ |
|
✓ |
|
✓ |
|
Siswa mendapat tantangan |
✓ |
|
✓ |
|
✓ |
|
Siswa mendapat dukungan |
✓ |
✓ |
|
✓ |
|
Bubuhkan tanda (✓) pada baris atau kolom yang sesuai dengan jawaban Anda
pilih!
SOAL 1
Perhatikan link berikut!
http://p4tkmatematika.org/file/Bermutu%202011/SMP/15.PEMANFAATAN%20MATEMATIKA%20REKREASI%20.....pdf
Pilih satu di antara dari link tersebut, setelah itu buka
halaman 12 hingga 15 yang memuat materi tentang persegi ajaib (magic squares).
Cermati semua materi tersebut sebagai objek matematika yang diobservasi!
a. Bagaimana
Anda mengklaim bahwa urutan sajian persegi ajaib tersebut memenuhi premis teori mengajar
yang ada dalam tabel dan juga memenuhi prinsip dari teknologi pembelajaran
matematika?
b. Setelah
Anda berhasil mengklaimnya, coba buat agar klaim Anda dapat diakses oleh orang
lain kapanpun dan dimanapun.
PEMBAHASAN
a. Saya menggunakan link ke 2 yang diberiwarna oren sebagai Objek Matematika yang diobservasi, sebagai dasar saya mengklaim bahwa
urutan sajian persegi ajaib tersebut tidak memenuhi Premis Teori Mengajar (PTM).
Pada sajian materi tersebut siswa memiliki pengetahuan tentang penjumlahan bilangan-bilangan untuk mengetahui
jumlah bilangan-bilangan
yang terdapat pada setiap baris, setiap kolom dan setiap diagonal sama besar
yaitu 30. Seharunya pada pengetahuan lanjutan membentuk persegi ajaib yang baru
dapat dibentuk dari persegi ajaib yang sudah ada dengan menggunakan satu atau
lebih dari empat operasi aritmatika dasar (yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian,
dan pembagian)”. Setelah siswa mendapatkan pengetahuan lanjutan barulah
kemudian siswa diberi tantangan yaitu merotasi atau refleksi persegi ajaib
tersebut (yang sudah ada). Apakah hasil rotasi atau refleksi yang dilakukan
juga merupakan persegi ajaib? Dan yang terakir barulah siswa mendapat dukungan
dengan memberitahukan sebuah metode yang dapat digunakan untuk mengonstruksi
persegi ajaib terurut ganjil, yaitu persegi ajaib dengan banyak baris dan kolom
ganjil. Misalkan bilangan yang akan disusun dalam persegi ajaib adalah 1, 2, 3,
4, 5, ...., 25.
b. Agar klaim saya tentang materi persegi ajaib (magic squares) tidak sesuai dengan Premis Teori Mengajar dapat diakses oleh orang lain kapanpun dan dimanapun. Maka filenya akan saya publis pada Blog pribadi saya.
Comments
Post a Comment